Wednesday, May 15, 2019

Materi 9

Kegiatan Remedial dan Kegiatan Pengayaan
1.      Kegiatan remedial
             A.    Hakikat, tujuan dan fungsi kegiatan remedial
1.      Hakikat kegiatan remedial
Menurut Sri Anitah (2007:9.4) kegiatan remedial adalah kegiatan membantu siswa dalam menguasai  materi pelajaran. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan remedial adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi pelajaran.
2.      Tujuan dan fungsi kegiatan remedial
Berdasarkan pengertian bahwa kegiatan remedial adalah kegiatan membantu siswa menguasai materi pelajaran, dapat kita ketahui bahwa tujuan guru melaksanakan kegiatan remedial adalah membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran agar mencapai hasil belajar yang lebih baik. Melalui kegiatan remedial,siswa di bantu untuk memahami mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi dengan memperbaiki cara dan sikap belajar, disamping diri sendiri memperbaiki cara mengajar nya. Menurut Warkitri (1991) dalam Sri Anita (2007), Menyebutkan 6 fungsi kegiatan remedial dalam kaitannya dalam prosses pembelajaran yaitu Funngsi Korektif, pemahamaan, penyesuaian, pengayaan, ekselerasi, dan terapeutik.
3.      Perbedaan kegiatan remedial dari pembelajaran biasa
Kegiatan ini merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan alat evaluasi, memilih dan mengorganisasikan materi pelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan bebagai metode mengajar dan alat bantu pembelajaran, serta melaksanakan evaluasi. Kegiatan remedial dari pembelajaran biasa dengan menganalisis komponen-komponen suatu pembelajaran. Komponen-komponen tersebut adalah tujuan materi, kegiatan pembelajaran, dan evaluasi.
            B.     Pendekatan dalam Kegiatan Rremedial
1.      Pendekatan peventif
Kegiatan ini dilakukan untuk membantu siswa yang diduga akan mengalami kesulitan dalam menguasai kopetensi yang telah ditetapkan.
2.      Pendekatan Kuratif
Kegiatan remedial ini ditujukan untuk membantu mengatasi kesulitan siswa setelah siswa mengikuti pejalaran biasa, dan dilaksanakan karena hasil evaluasi pada kegiatan pembelajaran biasa belum mencapai keberhasilan minimal yang telah ditetapkan.
3.      Pendekatan Pengembangan
Kegiatan ini dilaksanakan selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran biasakegiatan diharapkan agar siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kopetensi yang ditetapkan secara bertahap dan segera dapat mengatasi kesulitan yang dihadapinya.
            C.    Jenis-jenis Kegiatan Remedial
1.      Mengajarkan Kembali
Guru menjelaskan materi yang belum dipahami atau dikuasai siswa melalui kegiatan ini dengan berorientasi pada kesulitan yang dihadapi siswa.
2.      Mengguanakan Alat Peraga
Sebaiknya siswa diberikan kesempatan untuk menggunakan alat peraga agar siswa memahami konsep yag belum di kuasainya.
3.      Kegiatan Kelompok
Kegiatan kelompok dapat diguanakan guru dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kopetensi yang diberikan. Kegiatan ini dapat efektif dalam membantu siswa untuk menguasai meteri apabila salah satu siswa dalam kelompok tersebut ada yang benar-benar mamahami materi yang diberikan.
4.      Tutorial
Guru dapat meminta bantuan siswa yang lebih pandai untuk membantu siswa lainnya yang menghadapi kesulitan dalam menguasai kopetensi yang telah ditetapkan atau guru meminta siswa dari kelas yang lebih tinggi untuk membantu adik kelasnya.
            D.    Prinsip Pelaksanaan Kegiatan Remedial
1.      Kegiaan ini diberikan kepada kelompok siswa secara bersama-sama. Kesulitan yang dihadapi seorang siswa berbeda dengan siswa yang lain, guru hendaknya memberikan bantuan yang bersifat individual
2.      Proporsi bantuan yang diberikan hendaknya sesuai dengan kesulitan yang dihadapi siswa
3.      Kegiatan remedial dapat dilaksanakan sendiri oleh guru, bentuk kegiatan remedial guru hendaknya mempertimbangkan jenis kesulitan yang dihadapi siswa serta faktor penyebab kesulitan tersebut
4.      Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini guru tidak hanya mengharapkan siswa mampu menguasai kompetensi yang dikuasainya, tetapi juga timbulnya motivasi pada diri siswa.
            E.     Prinsip Pemilihan Kegiatan
1.      Memanfaatkan latihan khusus bagi siswa yang memiliki daya tangkap yang lebih rendah dari siswa lainnya
2.      Menekankan pada segi kekuatan yang dimiliki siswa dalam proses belajara mengangajar
3.      Memanfaatkan penggunaan media yang multi sensori
4.      Memanfaatkan permainan ssebagai sarana belajar terutama bagi siswa yang kurang memiliki motivasi dalam belajar.
             F.     Prosedur Kegiatan Remedial
1.      Analisis Hasil Diagnosis
2.      Menemukan penyebabkan kesulitan
3.      Menyusun rencana kegiatan remedial
4.      Melaksanakan kegiatan remedial
5.      Menilai kegiatan remedial.
2.      Kegiatan Pengayaan
   A.    Hakikat Kegiatan Pengayaan
Kegiatan ini memberi kesempatan kepada siswa untuk memperdalam pengusaan materi pelajaran yang berkaitan dengan tugas belajar yang sedang dilaksanakan untuk mencapai tingkat perkembangan yang optimal. Kegiatan ini tidak merugikan siswa yang tergolong cepat karena tidak harus menunggu siswa belum menyelesaikan tugas belajarnya.
   B.     Jenis Kegiatan Pengayaan
1.      Tutor Sebaya
Kegiatan ini selain dapat digunakan dalam kegiatan remedial juga sangat efektif dalam kegiatan pengayaan. Kegiatan ini membantu dalam penambahan wawasan pengetahuan siswa.
2.      Mengembangkan Latihan
Kelompok siswa yang cepat dapat arahkan untuk mengembangkan latihan praktis yang dilaksanakan oleh siswa yang lambat dalam memahami materi pelajaran.
3.      Mengembangkan Media dan Sumber Pelajaran
Kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk menghasilkan suatu karya yang berkaitan dengan materi pembelajaran merupakan suatu hal yang menarik bagi siswa atau kelompok siswa.
4.      Melakukan Proyek
Kegiatan yang menyenangkan bagi siswa pada kelompok tercepat adalah mendapatkan kesempatan dalaam suatu proyek khusus atau laporan khusus.
5.      Memberikan Permainan, Masalah atau Kopetensi Atar Siswa
Permainan yang berkaitan dengan materi pelajaran dalam memecahkan permasalahan merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus memandingkan strategi atau teknik yang mereka lakukan dalam mnyelesaikan permasalahan yang dilakukan.
Menurut Guskey (1989) dalam Sri Anitah (2007), mengemukakan bahwa terdapat dua karakteristik kegiatan pengayaan 1. Kegiatan pengayaan adalah kegiatan yang menyenangkan dan memberikan kepuasan atas pengusaannya. 2. Kegiatan pengayaan hendaknya merupakan kegiatan yang menantang bagi siswa.

   C.    Faktor-faktor yang Harus Diperhatikan dalam Melaksanakan Kegiatan Pengayaan
Faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih dan melaksanakan kegiatan pengayaan antara lain faktor siswa, faktor manfaat dan faktor waktu oleh Warkitri, dkk. (1991).
1.      Faktor Siswa
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperhatikan karakteristik siswa, baik yang berkenaan dengan faktor minat maupun faktor psikologis lainnya.
Menurut Arikunto (1986) faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan kegiatan pengayaan sebagai berikut:
a.       Kegiatan diluar kelas lebih disukai siswa daripada kegiatan didalam kelas
b.      Kegiatan yang menuntut siswa untuk melakukan aktifitas lebih disukai daripada kegiatan yang dilakukan didalam kelas
c.       Kegiatan menemukan sesuatu yang baru lebih menantang minat siswa daripada kegiatan penjelasan yang dilakukan oleh guru
d.      Kegiatan yang menunjukkan hasil tercepat lebih disukai daripada kegiatan yang menuntut waktu yang cukup lama.
2.       Faktor Manfaat Edukatif
Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan, keterampilan, nilai atau sikap yang dimiliki siswa semakin meningkat.
3.      Faktor Waktu
Pengembangan potensi yang dimiliki siswa dengan memanfaatkan kelebihan waktu untuk pengembangkan  potensi siswa yang lebih cepat dalam penguasaan materi sambil menunggu siswa lainnya yang masih belum selesai melaksanakan kegiatan remedial.


DAFTAR PUSTAKA
Sri, Anitah (2007). Strategi pembelajran di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

       

2 comments:

  1. Mengapa harus diadakannya remedial oleh guru? Memgapa guru tidak memberikan nilai yg ada saja kepada siswa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Remedial dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran yang kurang berhasil.
      Jadi guru harus memberikan tugas untuk menuntaskan nilai siswa agar tercapainya nilai yang telah ditetapkan oleh sekolah.

      Delete