Wednesday, May 15, 2019

Materi 10

     
PENGELOLAAN KELAS
   1.      Hakikat Pengelolaan Kelas
A.    Pengertian Pengelolaan Kelas
Guru bertugas menciptakan dan memelihara aturan dalaam kelas melalui kegitan disiplin. Menurut Weber (1977) dalam Sri Anitah (2007), mengemukakan dua pendekatan dalam menerapkan kedesiplinan yaitu:
1.      Pendekatan otoriter, guru yang menerapkan pendekatan ini akan menghukum siswa yang melakukan pelanggaran baik itu satu orang siswa maupun lebih
2.      Pendekatan perspektif, kegiatan ini lebih mengutamakan kebebasan siswa dalam melakukan apa yang mereka inginkan dan kapanpun mereka mau.
B.     Perbedaan Pengelolaan Kelas dari Pembelajaran
Pengelolaan kelas adalah segala kegiatan guru yang dilakukan untuk menciptakan dan memelihara kondisi kelas yang memungkinkan pembelajaran menjadi efektif.
Pemahaman perbedaan kelas harus dikuasai oleh guru dalam proses pembelajaran dan pengelolaan kelas agar dapat untuk mengatasi berbagai kondisi yang terjadi pada saat siswa melaksanakan orroses pembelajaran dengan baik.
C.    Pentingnya Pengelolaan Kelas dalam Proses Pembelajaran
Pengelolaan kelas sangat berperan penting dalam menciptakann proses pembelajaran yang efektif dan berjalan dengan lancar. Pengelolaan kelas juga dapat menciptakan suasana kelas yang hangat, aman, dan sehat, serta penuh keakraban yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.
   2.      Penataan LingkunganKelas
A.    Penataan Lingkungan Fisik Kelas
Fisik kelas harus ditata untuk mendukung aktifitas belajar yang dikembangkan guru secara individu dilakukan untuk memberikan perubahan sesuai dengan penataan kelas untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif.  Penataan fisik kelas harus memperhatikan, memahami, dan menerapkan prinsip-prinsip penataan lingkungan fisik kelas.
1.      Prinsip-prinsip Penataan Lingkungan Fisik Kelas
Proses pembelajran dapat berlangsung dengan baik apa bila guru menata tempat duduk dan barang-barang yang berada didalam kelas telah tersusun dengan rapi. Menurut Lousell (1992) dalam Sri Anitah (2007:10.18), menyatakan hal yang harus diperhatikaan oleh guru dalam mempertimbangkan ketika menata lingkungan fisik kelas yaitu 1. Keluasan pandangan, 2. Mudaah dicapai, 3. Keluesan, 4. Kenyamanan, 5. Keindahan.
2.      Penataan tempat duduk
Pengaturan tempat duduk berpengaruh terhadap waktu yang digunakan siswa dalam menyelasaikan tugas pelajaran yang diberikan, seperti posisi duduk yang berjejer, dalam bentuk leter V, dan posisi dalam bentuk leter U.
B.     Penataan Lingkungan Psiko-Sosial Kelas
Keadaan lingkungan psiko-sosial kelas berpengaruh terhadap hail belajar, konsep diri, rasa harga diri, dan sikap siswa terhadap sekolah. Hubungan yang haarmonis antara guru dan siswa serta antara siswa dan siswa dapat menciptakan lingkungan psiko-sosial kelas yang sehat, dan efektif terhadap berlangsungnya proses pembelajaran. Guru harus mampu menciptakan hubungan sosial emosional yang harmonis baik antaraa guru dan siswa maupun antara siswa dengan siswa untuk menfola kelas dengan memperhatikan:
1.      Karakteristik guru
Karakteristik yang harus dimiliki guru dalam menciptakaan lingkungan psiko-kelas yang efektif yaitu:
a.       Disukai oleh siswanya
b.      Memiliki persepsi yang realistik tentang dirinya dan siswanya
c.       Akrab dengan siswa dalam batas hubungan guru dengan siswa
d.      Bersikap positif terhadap pertanyaan atau respon siswa
e.       Sabar, teguh, dan tegas.
2.      Hubugan sosial antar siswa
Hubungan yang kurang baik antar siswa dapat mengurangi kelancaran kegiatan belajar. Apabila siswa bekerja sama dengan siswa yang lain dalam satu kelompok dengan tujuan terlaksanannya proses belajar kelompok atau kerja kelompok akan berhasil. Menurut Weber (1977) dalam Sri Anitah (2007:10.28-10.29), mengemukakan agar kegiatan kelompok dapat tercapai dengan baik guru harus memperhatikan, a. Prilaku yang diharapkan, b. Fungsi kepemimpinan, c. Pola persahabatan siswa, d. Norma atau aturan, e. Kemampuan berkomunikasi, dan f. Kebersamaan.
Keenam aspek tersebut harus disampaikan kepada siswa sebagai informasi dalam berjalannya proses kegiatan kelompok.

DAFTAR PUSTAKA
       Sri Anitah. 2007. Strategi pembelajaran di SD. Jakarta:Universitas Terbuka.

No comments:

Post a Comment