PENGELOLAAN
KELAS
1. Hakikat Pengelolaan Kelas
A.
Pengertian
Pengelolaan Kelas
Guru bertugas
menciptakan dan memelihara aturan dalaam kelas melalui kegitan disiplin.
Menurut Weber (1977) dalam Sri Anitah (2007), mengemukakan dua pendekatan dalam
menerapkan kedesiplinan yaitu:
1. Pendekatan
otoriter, guru yang menerapkan pendekatan ini akan menghukum siswa yang
melakukan pelanggaran baik itu satu orang siswa maupun lebih
2. Pendekatan
perspektif, kegiatan ini lebih mengutamakan kebebasan siswa dalam melakukan apa
yang mereka inginkan dan kapanpun mereka mau.
B.
Perbedaan
Pengelolaan Kelas dari Pembelajaran
Pengelolaan kelas adalah
segala kegiatan guru yang dilakukan untuk menciptakan dan memelihara kondisi
kelas yang memungkinkan pembelajaran menjadi efektif.
Pemahaman perbedaan
kelas harus dikuasai oleh guru dalam proses pembelajaran dan pengelolaan kelas agar
dapat untuk mengatasi berbagai kondisi yang terjadi pada saat siswa
melaksanakan orroses pembelajaran dengan baik.
C.
Pentingnya
Pengelolaan Kelas dalam Proses Pembelajaran
Pengelolaan kelas
sangat berperan penting dalam menciptakann proses pembelajaran yang efektif dan
berjalan dengan lancar. Pengelolaan kelas juga dapat menciptakan suasana kelas
yang hangat, aman, dan sehat, serta penuh keakraban yang memberikan kebebasan
kepada siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.
2. Penataan LingkunganKelas
A.
Penataan
Lingkungan Fisik Kelas
Fisik kelas harus
ditata untuk mendukung aktifitas belajar yang dikembangkan guru secara individu
dilakukan untuk memberikan perubahan sesuai dengan penataan kelas untuk
menciptakan pembelajaran yang lebih efektif. Penataan fisik kelas harus memperhatikan,
memahami, dan menerapkan prinsip-prinsip penataan lingkungan fisik kelas.
1. Prinsip-prinsip
Penataan Lingkungan Fisik Kelas
Proses pembelajran dapat
berlangsung dengan baik apa bila guru menata tempat duduk dan barang-barang
yang berada didalam kelas telah tersusun dengan rapi. Menurut Lousell (1992)
dalam Sri Anitah (2007:10.18), menyatakan hal yang harus diperhatikaan oleh
guru dalam mempertimbangkan ketika menata lingkungan fisik kelas yaitu 1. Keluasan
pandangan, 2. Mudaah dicapai, 3. Keluesan, 4. Kenyamanan, 5. Keindahan.
2. Penataan
tempat duduk
Pengaturan tempat duduk
berpengaruh terhadap waktu yang digunakan siswa dalam menyelasaikan tugas
pelajaran yang diberikan, seperti posisi duduk yang berjejer, dalam bentuk leter
V, dan posisi dalam bentuk leter U.
B.
Penataan
Lingkungan Psiko-Sosial Kelas
Keadaan lingkungan
psiko-sosial kelas berpengaruh terhadap hail belajar, konsep diri, rasa harga diri,
dan sikap siswa terhadap sekolah. Hubungan yang haarmonis antara guru dan siswa
serta antara siswa dan siswa dapat menciptakan lingkungan psiko-sosial kelas
yang sehat, dan efektif terhadap berlangsungnya proses pembelajaran. Guru harus
mampu menciptakan hubungan sosial emosional yang harmonis baik antaraa guru dan
siswa maupun antara siswa dengan siswa untuk menfola kelas dengan
memperhatikan:
1. Karakteristik
guru
Karakteristik yang
harus dimiliki guru dalam menciptakaan lingkungan psiko-kelas yang efektif
yaitu:
a. Disukai
oleh siswanya
b. Memiliki
persepsi yang realistik tentang dirinya dan siswanya
c. Akrab
dengan siswa dalam batas hubungan guru dengan siswa
d. Bersikap
positif terhadap pertanyaan atau respon siswa
e. Sabar,
teguh, dan tegas.
2. Hubugan
sosial antar siswa
Hubungan yang kurang baik
antar siswa dapat mengurangi kelancaran kegiatan belajar. Apabila siswa bekerja
sama dengan siswa yang lain dalam satu kelompok dengan tujuan terlaksanannya
proses belajar kelompok atau kerja kelompok akan berhasil. Menurut Weber (1977)
dalam Sri Anitah (2007:10.28-10.29), mengemukakan agar kegiatan kelompok dapat
tercapai dengan baik guru harus memperhatikan, a. Prilaku yang diharapkan, b. Fungsi
kepemimpinan, c. Pola persahabatan siswa, d. Norma atau aturan, e. Kemampuan berkomunikasi,
dan f. Kebersamaan.
Keenam aspek tersebut
harus disampaikan kepada siswa sebagai informasi dalam berjalannya proses
kegiatan kelompok.
DAFTAR PUSTAKA
Sri Anitah. 2007. Strategi pembelajaran di SD. Jakarta:Universitas Terbuka.
No comments:
Post a Comment